Inilah kelakuan wakil-wakil Rakyat kita yang tercinta, terhormat dan yang kita banggakan, disaat bumi pertiwi menangis, Gempa dan tsunami Mentawai di tambah Gunung Merapi yang tak kunjung Berhenti, Justru dengan bangganya mereka malah jalan-jalan ke Yunani dan Italia.. Alasannya sich cukup masuk diakal. studi Banding cuma sayangnya apakah mereka masih Punya akal....
Inilah Dengan Bangga Kita Tampiling Bersama Eh ...... Tampilin bersama nama-nama Anggota DPRD Tercinta, Terhormat dan yang kita bangga-banggakan lenkap dengan segala aksesorisnya sebagai berikut:
daftar nama anggota DPR yang lagi melancong di Yunani saat negara ditimpa bencana :
Nudirman Munir (FPG),
Salim Mengga (FPD),
Darizal Basir (FPD),
Chaeruman Harahap (FPG),
Ansory Siregar (FPKS),
Abdul Razak Rois (FPAN),
Usman Jafar (FPPP),
Ali Maschan Moesa (FPKB),
dan didampingi tiga orang dari sekretariat jenderal :
Cholida Indrayana,
Chrysanthy Permatasari, dan
Rahmat Bagja.
___________________________________
Berikut ini adalah daftar Anggota DPR yang ke Italia :
Yasti Soepredjo Mokoagow (Fraksi Partai Amanat Nasional),
Muhidin Mohamad Said (Fraksi Partai Golkar),
Roestanto Wahid (Fraksi Partai Demokrat),
Usmawarnie Peter (Fraksi Partai Demokrat),
Sutarip Tulis Widodo (Fraksi Partai Demokrat),
Zulkifli Anwar (Fraksi Partai Demokrat),
Riswan Tony (Fraksi Partai Golkar),
Eko Sarjono Putro (Fraksi Partai Golkar),
Roem Kono (Fraksi Partai Golkar),
Irvansyah (Fraksi PDI-P),
Sadarestuwati (Fraksi PDI-P),
Chairul Anwar (Fraksi PKS),
Ahmad Bakri (Fraksi PAN),
Epyardi Asda (Fraksi PPP),
Imam Nahrawi (Fraksi PKB),
dan Gunadi Ibrahim (Fraksi Partai Gerindra).
sumber:
http://nasional.kompas.com/read/2010…usun.di.Italia
untuk lebih lengkapnya bisa anda lihat di kasku
This about Us Clik here : PENTING …!
Wisata Kuliner, Wisata Alam, Wisata Belanja, Dunia Percetakan & Sablon, Dunia Pernikahan, Dunia Kaos / T'shirt, Cetak Buku Yasin, Hot News, Kisah Para Pencari Sorga, Renungan, Bahasa Sunda, Free Download Sofware.
Sunday, October 31, 2010
Saturday, October 30, 2010
Dahsyatnya Ujian Wanita dan Dunia
Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan kekuasaan dan hikmah-Nya yang sempurna menjadikan dunia serta perhiasannya yang fana ini sebagai medan ujian dan cobaan. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (Al-Mulk: 2)
الم. أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ
“Alif laam miim. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi?” (Al-’Ankabut: 1-2)
Selanjutnya, Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan rahmah-Nya memberitahukan kepada hamba-hamba-Nya hikmah dihadapkannya mereka kepada berbagai ujian dan cobaan itu. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Al-’Ankabut: 3)
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullahu menyatakan dalam tafsirnya: “Allah Subhanahu wa Ta’ala mengabarkan tentang hikmah-Nya yang sempurna. Di mana sifat hikmah-Nya mengharuskan setiap orang yang mengaku beriman tidak akan dibiarkan begitu saja dengan pengakuannya. Pasti dia akan dihadapkan pada berbagai ujian dan cobaan. Bila tidak demikian, niscaya tidak bisa terbedakan antara orang yang benar dan jujur dengan orang yang dusta. Tidak bisa terbedakan pula antara orang yang berbuat kebenaran dengan orang yang berbuat kebatilan. Sudah merupakan ketentuan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dia menguji (manusia) dengan kelapangan dan kesempitan, kemudahan dan kesulitan, kesenangan dan kesedihan, serta kekayaan dan kemiskinan.”
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu menyatakan dalam tafsirnya: “(Agar terbedakan) orang-orang yang benar dalam pengakuannya dari orang-orang yang dusta dalam ucapan dan pengakuannya. Sedangkan Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha mengetahui apa yang telah terjadi, yang sedang terjadi, dan yang akan terjadi. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga mengetahui cara terjadinya sesuatu bila hal itu terjadi. Hal ini adalah prinsip yang telah disepakati (ijma’) oleh para imam Ahlus Sunnah wal Jamaah.”
Allah Subhanahu wa Ta’ala bahkan telah mengabarkan:
وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةً أَتَصْبِرُونَ وَكَانَ رَبُّكَ بَصِيرًا
“Dan Kami jadikan sebagian kamu cobaan bagi sebagian yang lain. Maukah kamu bersabar? Dan adalah Rabbmu Maha melihat.” (Al-Furqan: 20)
Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu menerangkan maksud ayat di atas dalam tafsirnya: “Seorang rasul adalah ujian bagi umatnya, yang akan memisahkan orang-orang yang taat dengan orang-orang yang durhaka terhadap rasul tersebut. Maka Kami jadikan para rasul sebagai ujian dan cobaan untuk mendakwahi kaum mereka. Seorang yang kaya adalah ujian bagi yang miskin. Demikian pula sebaliknya. Orang miskin adalah ujian bagi orang kaya. Semua jenis tingkatan makhluk (merupakan ujian dan cobaan bagi yang sebaliknya) di dunia ini. Dunia yang fana ini adalah medan yang penuh ujian dan cobaan.”

Dari penjelasan Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu di atas, kita dapatkan faedah bahwa: seorang istri adalah ujian bagi suaminya, anak adalah ujian bagi kedua orangtuanya, pembantu adalah ujian bagi tuannya, tetangga adalah ujian bagi tetangga yang lainnya, rakyat adalah ujian bagi pemerintahnya, dan sebagainya. Begitu pula sebaliknya.
Selanjutnya, Asy-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu menerangkan: “Tujuannya adalah apakah kalian mau bersabar, kemudian menegakkan berbagai perkara yang diwajibkan atas kalian, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala akan membalas amalan kebaikan kalian. Ataukah kalian tidak mau bersabar yang dengan sebab itu kalian berhak mendapatkan kemurkaan (Allah Subhanahu wa Ta’ala) dan siksaan?! Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ
“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali ‘Imran: 14)
Allah Subhanahu wa Ta’ala memberitahukan bahwa kecintaan terhadap kenikmatan dan kesenangan dunia akan ditampakkan indah dan menarik di mata manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga menyebutkan hal-hal ini secara khusus karena hal-hal tersebut adalah ujian yang paling dahsyat, sedangkan hal-hal lain hanyalah mengikuti. Maka, tatkala hal-hal ini ditampakkan indah dan menarik kepada mereka, disertai faktor-faktor yang menguatkannya, maka jiwa-jiwa mereka akan bergantung dengannya. Hati-hati mereka akan cenderung kepadanya.” (Taisir Al-Karimirrahman, hal. 124)
Fitnah (godaan) wanita
Betapa banyak lelaki yang menyimpang dari jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala karena godaan wanita. Betapa banyak pula seorang suami terjatuh dalam berbagai kezaliman dan kemaksiatan disebabkan istrinya. Sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala memperingatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dengan firman-Nya:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ
“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka.” (At-Taghabun: 14)
Al-Imam Mujahid rahimahullahu berkata: “Yakni akan menyeret orangtua atau suaminya untuk memutuskan tali silaturahim atau berbuat maksiat kepada Rabbnya, maka karena kecintaan kepadanya, suami atau orangtuanya tidak bisa kecuali menaatinya (anak atau istri tersebut).”
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ خَيْرًا فَإِنَّ الْمَرْأَةَ خُلِقَتْ مِنْ ضِلْعٍ وَإِنَّ أَعْوَجَ مَا فِي الضِّلْعِ أَعْلَاهُ، فَإِنْ ذَهَبْتَ تُقِيْمُهُ كَسَرْتَهُ وَإِنْ تَرَكْتَهُ لَمْ يَزَلْ أَعْوَجَ، فَاسْتَوْصُوا بِالنِّسَاءِ
“Berniat dan berbuat baiklah kalian kepada para wanita. Karena seorang wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, dan sesungguhnya rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas. Maka apabila kamu berusaha dengan keras meluruskannya, niscaya kamu akan mematahkannya. Sedangkan bila kamu membiarkannya niscaya akan tetap bengkok. Maka berwasiatlah kalian kepada para istri (dengan wasiat yang baik).” (Muttafaqun ‘alaih dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً هِيَ أَضَرُّ عَلَى الرِّجَالِ مِنََ النِّسَاءِ
“Tidaklah aku tinggalkan setelahku fitnah (ujian/godaan) yang lebih dahsyat bagi para lelaki selain fitnah wanita.” (Muttafaqun ‘alaih dari Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhuma)
Al-Mubarakfuri rahimahullahu berkata: “(Sisi berbahayanya fitnah wanita bagi lelaki) adalah karena keumuman tabiat seorang lelaki adalah sangat mencintai wanita. Bahkan banyak terjadi perkara yang haram (zina, perselingkuhan, pacaran, dan pemerkosaan, yang dipicu [daya tarik] wanita). Bahkan banyak pula terjadi permusuhan dan peperangan disebabkan wanita. Minimalnya, wanita atau istri bisa menyebabkan seorang suami atau seorang lelaki ambisius terhadap dunia. Maka ujian apalagi yang lebih dahsyat darinya?
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyerupakan godaan wanita itu seperti setan, sebagaimana dalam hadits Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat seorang wanita. Kemudian beliau mendatangi Zainab istrinya, yang waktu itu sedang menyamak kulit hewan. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu menunaikan hajatnya (menggaulinya dalam rangka menyalurkan syahwatnya karena melihat wanita itu). Setelah itu, beliau keluar menuju para sahabat dan bersabda:
إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ، فَإِذَا أَبْصَرَ أَحَدُكُمُ امْرَأَةً فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ ذَلِكَ يَرُدُّ مَا فِي نَفْسِهِ
“Sesungguhnya wanita itu datang dalam bentuk setan dan berlalu dalam bentuk setan pula. Apabila salah seorang kalian melihat seorang wanita (dan bangkit syahwatnya) maka hendaknya dia mendatangi istrinya (menggaulinya), karena hal itu akan mengembalikan apa yang ada pada dirinya (meredakan syahwatnya).” (HR. Muslim)
Al-Imam An-Nawawi rahimahullahu berkata dalam Syarah Shahih Muslim (8/187): “Para ulama mengatakan, makna hadits itu adalah bahwa penampilan wanita membangkitkan syahwat dan mengajak kepada fitnah. Karena Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjadikan adanya kecenderungan atau kecintaan kepada wanita dalam hati para lelaki, merasa nikmat melihat kecantikannya berikut segala sesuatu yang terkait dengannya. Sehingga seorang wanita ada sisi keserupaan dengan setan dalam hal mengajak kepada kejelekan atau kemaksiatan melalui was-was serta ditampakkan bagus dan indahnya kemaksiatan itu kepadanya.
Dapat diambil pula faedah hukum dari hadits ini bahwa sepantasnya seorang wanita tidak keluar dari rumahnya, (berada) di antara lelaki, kecuali karena sebuah keperluan (darurat) yang mengharuskan dia keluar.
Oleh karena itulah, Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang segala sesuatu yang akan menyebabkan hamba-hamba-Nya terfitnah dengan wanita, seperti memandang, berkhalwat (berduaan dengan wanita yang bukan mahram), ikhtilath (campur-baur lelaki dan perempuan yang bukan mahram). Bahkan mendengarkan suara wanita yang bisa membangkitkan syahwat pun dilarang.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat. (An-Nur: 30)
فَلاَ تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلًا مَعْرُوفًا
“Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al-Ahzab: 32)
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Isra’: 32)
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
لَا يَخْلُوَنَّ أَحَدُكُمْ بِامْرَأَةٍ إِلاَّ مَعَ ذِي مَحْرَمٍ
“Janganlah salah seorang kalian berduaan dengan seorang wanita kecuali bersama mahramnya.” (Muttafaqun ‘alaih)
Dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ. فَقَالَ رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ: أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ؟ قَالَ: الْحَمْوُ الْمَوْتُ
“Jauhi oleh kalian masuk kepada para wanita.” Seorang lelaki Anshar bertanya: “Bagaimana pendapat anda tentang ipar?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Ipar itu berarti kebinasaan (banyak terjadi zina antara seorang lelaki dengan iparnya).” (Muttafaqun ‘alaih)
Agar hamba-hamba-Nya selamat dari godaan wanita, Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menikah dengan wanita shalihah, yang akan saling membantu dengan dirinya untuk menyempurnakan keimanan dan ketakwaannya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّى يُؤْمِنَّ
“Dan janganlah kamu nikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman.” (Al-Baqarah: 221)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لِأَرْبَعٍ: لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ
“Seorang wanita itu dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, kebaikan nasabnya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah wanita yang bagus agamanya, niscaya engkau akan beruntung.” (Muttafaqun ‘alaih dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Godaan dunia dan harta
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ، وَإِنَّ اللهُ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُونَ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي إِسْرَائِيلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ
“Sesungguhnya dunia itu manis (rasanya) dan hijau (menyenangkan dilihat). Dan sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menggantikan sebagian kalian dengan sebagian yang lain di dalamnya, maka Dia akan melihat bagaimana kalian beramal dengan dunia tersebut. Oleh karena itu, takutlah kalian terhadap godaan dunia (yang menggelincirkan kalian dari jalan-Nya) dan takutlah kalian dari godaan wanita, karena ujian yang pertama kali menimpa Bani Israil adalah godaan wanita.” (HR. Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu)
إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً، وَفِتْنَةُ أُمَّتِي الْمَالُ
“Sesungguhnya setiap umat itu akan dihadapkan dengan ujian (yang terbesar). Dan termasuk ujian yang terbesar yang menimpa umatku adalah harta.” (HR. At-Tirmidzi dari ‘Iyadh bin Himar radhiyallahu ‘anhu)
Harta dan dunia bukanlah tolok ukur seseorang itu dimuliakan atau dihinakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagaimana firman-Nya:
فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ. وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ
Adapun manusia apabila Rabbnya mengujinya lalu dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia berkata: “Rabbku telah memuliakanku.” Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: “Rabbku menghinakanku.” (Al-Fajr: 15-16)
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata: “Maksud ayat-ayat tersebut adalah tidak setiap orang yang Aku (Allah Subhanahu wa Ta’ala) beri kedudukan dan limpahan nikmat di dunia berarti Aku limpahkan keridhaan-Ku kepadanya. Hal itu hanyalah sebuah ujian dan cobaan dari-Ku untuknya. Dan tidaklah setiap orang yang Aku sempitkan rezekinya, Aku beri sekadar kebutuhan hidupnya tanpa ada kelebihan, berarti Aku menghinakannya. Namun Aku menguji hamba-Ku dengan kenikmatan-kenikmatan sebagaimana Aku mengujinya dengan berbagai musibah.” (Ijtima’ul Juyusy, hal. 9)
Sehingga, dunia dan harta bisa menyebabkan pemiliknya selamat serta mulia di dunia dan akhirat, apabila dia mendapatkannya dengan cara yang diperbolehkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia juga mensyukurinya serta menunaikan hak-haknya sehingga tidak diperbudak oleh dunia dan harta tersebut. Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
لَا حَسَدَ إِلَّا فِي اثْنَتَيْنِ: رَجُلٌ آتَاهُ اللهُ مَالًا فَسَلَّطَهُ عَلَى هَلَكَتِهِ فِي الْحَقِّ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللهُ حِكْمَةً فَهُوَ يَقْضِي بِهَا وَيُعَلِّمُهَا
“Tidak boleh iri kecuali kepada dua golongan: Orang yang Allah Subhanahu wa Ta’ala karuniakan harta kepadanya lalu dia infakkan di jalan yang benar, serta orang yang Allah Subhanahu wa Ta’ala karuniakan ilmu kepadanya lalu dia menunaikan konsekuensinya (mengamalkannya) dan mengajarkannya.” (Muttafaqun ‘alaih dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu)
Dan demikianlah keadaan para sahabat dahulu. Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu menceritakan: Beberapa orang sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
يَا رَسُولَ اللهِ، ذَهَبَ أَهْلُ الدُّثُورِ بِالْأُجُورِ، يُصَلُّونَ كَمَا نُصَلِّي وَيَصُومُونَ كَمَا نَصُومُ وَيَتَصَدَّقُونَ بِفُضُولِ أَمْوَالِهِمْ
“Wahai Rasulullah, orang-orang kaya telah mendahului kami untuk mendapatkan pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat. Mereka juga berpuasa sebagaimana kami berpuasa. Namun mereka bersedekah dengan kelebihan harta mereka.” (HR. Muslim)
Sebaliknya, orang yang tertipu dengan harta dan dunia sehingga dia diperbudak olehnya, dia akan celaka dan binasa di dunia maupun akhirat. Na’udzu billah min dzalik (Kita berlindung kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dari hal tersebut). Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala telah memperingatkan tentang hakikat harta dan dunia itu dalam firman-Nya:
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.” (Ali Imran: 185)
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَا الْفَقْرُ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا فَتُهْلِكُكُمْ كَمَا أَهْلَكَتْهُمْ
“Bukanlah kefakiran yang aku khawatirkan atas kalian. Namun aku khawatir akan dibentangkan dunia kepada kalian sebagaimana telah dibentangkan kepada orang-orang sebelum kalian, lalu kalian berlomba-lomba mendapatkannya sebagaimana orang-orang yang sebelum kalian, maka dunia itu akan membinasakan kalian sebagaimana dia telah membinasakan orang-orang yang sebelum kalian.” (Muttafaqun ‘alaih dari ‘Amr bin ‘Auf radhiyallahu ‘anhu)
تَعِسَ عَبْدُ الدِّيْنَارِ وَالدِّرْهَمِ وَالْقَطِيفَةِ وَالْخَمِيصَةِ، إِنْ أُعْطِيَ رَضِي وَإِنْ لَمْ يُعْطَ لَمْ يَرْضَ
“Celaka hamba dinar, dirham, qathifah, dan khamishah (keduanya adalah jenis pakaian). Bila dia diberi maka dia ridha. Namun bila tidak diberi dia tidak ridha.” (HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)
Allah Subhanahu wa Ta’ala menceritakan kejahatan orang yang berilmu dan ahli ibadah dari kalangan ahli kitab yang telah diperbudak oleh harta dan dunia dalam firman-Nya:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِنَّ كَثِيرًا مِنَ الْأَحْبَارِ وَالرُّهْبَانِ لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللهِ
“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah.” (At-Taubah: 34)
Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullahu menerangkan dalam tafsirnya: “Yang dimaksud ayat tersebut adalah peringatan dari para ulama su’ (orang yang berilmu tapi jahat) dan ahli ibadah yang sesat. Sebagaimana ucapan Suyfan ibnu Uyainah rahimahullahu: ‘Barangsiapa yang jahat dari kalangan orang yang berilmu di antara kita, berarti ada keserupaan dengan para pemuka Yahudi. Sedangkan barangsiapa yang sesat dari kalangan ahli ibadah kita, berarti ada keserupaan dengan para pendeta Nasrani. Di mana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits yang shahih: ‘Sungguh-sungguh ada di antara kalian perbuatan-perbuatan generasi sebelum kalian. Seperti bulu anak panah menyerupai bulu anak panah lainnya.’ Para sahabat g bertanya: ‘Apakah mereka orang Yahudi dan Nasrani?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Siapa lagi?’
Dalam riwayat yang lain mereka bertanya: ‘Apakah mereka Persia dan Romawi?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: ‘Siapa lagi kalau bukan mereka?’
Intinya adalah peringatan dari tasyabbuh (menyerupai) ucapan maupun perbuatan mereka. Oleh karena itulah Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
لَيَأْكُلُونَ أَمْوَالَ النَّاسِ بِالْبَاطِلِ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللهِ
“(Mereka) benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah.” (At-Taubah: 34)
Hal itu karena mereka memakan harta orang lain dengan kedok agama. Mereka mendapat keuntungan dan kedudukan di sisi umat, sebagaimana para pendeta Yahudi dan Nasrani mendapatkan hal-hal tersebut dari umatnya di masa jahiliah. Hingga ketika Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus Rasul-Nya Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mereka pun tetap berkeras di atas kejahatan, kesesatan, kekafiran, dan permusuhannya, disebabkan ambisi mereka terhadap kedudukan tersebut. Maka Allah Subhanahu wa Ta’ala memadamkan kesesatan itu dengan cahaya kenabian sekaligus menggantikan kedudukan mereka degan kehinaan serta kerendahan. Dan mereka akan kembali menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala membawa kemurkaan-Nya.”
Asy-Syaikh Muhammad Al-Imam hafizhahullah berkata: “Sungguh, ambisi terhadap dunia termasuk sebab yang menimbulkan berbagai macam fitnah pada generasi pertama. Telah terdapat riwayat yang shahih dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, dalam Masa’il Al-Imam Ahmad (2/171), bahwa beliau radhiyallahu ‘anhuma berkata: Seorang dari Anshar datang kepadaku pada masa khalifah Utsman radhiyallahu ‘anhu. Dia berbicara denganku. Tiba-tiba dia menyuruhku untuk mencela Utsman radhiyallahu ‘anhu. Maka aku katakan: ‘Sungguh, demi Allah, kita tidak mengetahui bahwa Utsman membunuh suatu jiwa tanpa alasan yang benar. Dia juga tidak pernah melakukan dosa besar (zina) sedikitpun. Namun inti masalahnya adalah harta. Apabila dia memberikan harta tersebut kepadamu, niscaya engkau akan ridha. Sedangkan bila dia memberikan harta kepada saudara/kerabatnya, maka kalian marah.”
Selanjutnya, Asy-Syaikh Muhammad Al-Imam hafizhahullah berkata: “Bila kalian arahkan pandangan ke tengah-tengah kaum muslimin, baik di zaman yang telah lalu maupun sekarang, niscaya engkau akan saksikan kebanyakan orang yang tergelincir dari jalan ini (al-haq) adalah karena tamak terhadap dunia dan kedudukan. Maka barangsiapa yang membuka pintu ini untuk dirinya niscaya dia akan berbolak-balik. Berubah-ubah prinsip agamanya dan akan menganggap remeh/ringan urusan agamanya. (Bidayatul Inhiraf, hal. 141)
Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullahu berkata: “Setiap orang dari kalangan orang yang berilmu yang lebih memilih dunia dan berambisi untuk mendapatkannya, pasti dia akan berdusta atas nama Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam fatwanya, dalam hukum yang dia tetapkan, berita-berita yang dia sebarkan, serta konsekuensi-konsekuensi yang dia nyatakan. Karena hukum-hukum Allah Subhanahu wa Ta’ala mayoritasnya menyelisihi ambisi manusia. Lebih-lebih ambisi orang yang tamak terhadap kedudukan dan orang yang diperbudak hawa nafsunya. Ambisi mereka tidak akan bisa mereka dapatkan dengan sempurna kecuali dengan menyelisihi kebenaran dan sering menolaknya. Apabila seorang yang berilmu atau hakim berambisi terhadap jabatan dan mempertuhankan hawa nafsunya, maka ambisi tersebut tidak akan didapatkan dengan sempurna kecuali dengan menolak kebenaran…
Mereka pasti akan membuat-buat perkara yang baru dalam agama, disertai kejahatan-kejahatan dalam bermuamalah. Maka terkumpullah pada diri mereka dua perkara tersebut (kedustaan dan kejahatan).
Sungguh, mengikuti hawa nafsu itu akan membutakan hati, sehingga tidak lagi bisa membedakan antara sunnah dengan bid’ah. Bahkan bisa terbalik, dia lihat yang bid’ah sebagai sunnah dan yang sunnah sebagai bid’ah. Inilah penyakit para ulama bila mereka lebih memilih dunia dan diperbudak oleh hawa nafsunya.” (Al-Fawaid, hal 243-244)
اللَهُّمَ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ
“Ya Allah, tampakkanlah kepada kami kebenaran itu sebagai kebenaran dan karuniakanlah kami untuk mengikutinya. Dan tampakkanlah kebatilan itu sebagai kebatilan dan karuniakanlah kami untuk menjauhinya.” Wallahu ‘alam bish-shawab.

www.asysyariah.com
This about Us Clik here : PENTING …!
Thursday, October 28, 2010
Foto-Foto Plankton yang sangat beraneka Ragam
Plankton - plankton yang begitu kecil adalah makanan ikan dilautan, sebegitu kecilnya sehingga sulit untuk dilihat oleh mata telanjang namun ketika diperbesar ternyata bentuk-bentuk Plankton yang beraneka Ragam terlihat begitu mempesona... selamat Menikmati...










This about Us Clik here : PENTING …!










This about Us Clik here : PENTING …!
Wednesday, October 27, 2010
INFO DONASI UNTUK MERAPI

Update Korban
RS Muntilan
Sesak Nafas : 61 orang
Luka Bakar : 19 orang
Daftar Nama Korban Luka Bakar Sementara :
RS Dr. Sardjito
1. Ny. Sri Yuniati (34), warga Gondang, sesak nafas.
2. Ny. Ratmi (34), warga Kinah Rejo, luka bakar 63%.
3. Ny. Maulina (32), warga Ngangkrik, sesak nafas. Sudah diperbolehkan pulang.
4. Ny. Pudjo (68), warga Ngangkrik, luka bakar 60%, patah tulang lengan dan kaki kanan.
5. Sdr. Arif Candra (23), warga Kedung Sirih, luka bakar 60%.
6. Sdr. Seno (26), warga Kaliurang, sesak nafas.
7. Sdr. Wahyu (17), warga Kedung Sirih, luka bakar 40%.
RS Panti Nugroho.
1. Muh. Ramli (43), luka bakar 14 persen
2. Priyoslamet (70), hipertensi, mimisan
3. Udi Sutrisno (50), luka bakar 65 persen
4. Warjo (50), luka bakar 90 persen
5. Parno (70), luka bakar 70 persen
6. Mariam (45), luka bakar 80 persen
7. Tugali (50), lukabakar 90 persen
8. Bilal (50) luka bakar 90 persen
9. Hendriyanto (27), sesak nafas
Meninggal :
balita : 1
1. Ilham Azaki ( 6 bulan )
dewasa :
15 (Masih simpang siur)
1. Sugianto Warga Dusun Kinahrejo
2. Yuniawan Nugroho, Editor Vivanews
3. Tutus Priyono, Tim Relawan PMI
4. Tarno, warga Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan
5. Imam Nur Kholik, warga Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan
6. Sipon, warga Dusun Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan
7. Wahono, warga Dusun Pelemsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan
8. Puji Rano, warga Dusun Pelemsari, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan
9. Yamto Utomo, warga Dusun Ngrangkang, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan
10. Sajiman, warga Dusun Kepuharjo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan
Jumlah Penduduk yang Dievakuasi
1. Kecamatan Cangkringan : 3.368 KK (12.000 jiwa)
2. Wilayah Klaten : 5.599 jiwa
3. Hargobinangun : 4000 Jiwa
4. Kalibening (Magelang) : 2800 jiwa
Info Posko & Tim Penanganan Bencana :
1. beberapa info POSKO Merapi
2.Contact Person Tim Penanganan Bencana
Sumber : detik.com dan pantauan sms


DAFTAR PENGGALANGAN DONASI MERAPI
Via PKPU
PKPU mengajak para dermawan, budiman, donatur serta masyarakat yang ingin berbagi peduli dalam program penanggulangan bencana letusan Merapi. Kontak PKPU di nomor 08041002000 (nomor nasional). Transfer rekening kemanusiaan Merapi, BCA No. 600.034.7777, Bank Mandiri No. 126.000.1005.114, BMI No. 301.00354.15 a.n PKPU
Bagi Anda masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya yang ingin berbagi peduli dapat menghubungi PKPU Yogyakarta Jl Prof DR Sardjito No.4 Jetis Yogyakarta (0274) 555041. Transfer rekening, BMI No. 9052438399, Bank Mandiri No. 137.00.0508618.2. (Nas/Acep/PKPU/Yogyakarta)
sumber : www.pkpu.or.id/news/...operasikan-2-ambulan
Posko Jalin di Dukun. Studio KFM Jl Muntilan Dukun KM, Dusun Tegalsari, Desa Dukun, Kecamatan Dukun MGL.Bayu 087834019273,Sinam 08562537818
Penanggung Jawab Pengungsian TPS NGadipuro Dukun Magelang, Kepala Desa Ngadipuro 081392528545
Warga Desa Banyubiru Kec Dukung Magelang (dekat TPS), swadaya logistik untuk pengungsi karena bantuan pemerintah lamban Sodiq-081904165020
sumber jalinmerapi. follow twitternya di twitter.com/jalinmerapi
Info bantuan dan daftar kontak tentang Merapi
Dalam 2-3 hari ke depan ini kebutuhan para pengungsi korban letusan Gunung Merapi:
- makanan dan minuman siap santap
- masker
- selimut
Untuk informasi detail silakan kontak Jaringan Lintas (Jalin) Merapi:
• Tim Siaga Desa Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Sukarno (HP: 0818 04122218)
• Tim Siaga Desa Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Jumadi (HP: 0817 0630 375)
• Tim Siaga Desa Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Pomo (HP: 08191543 9447), Jumarno (HP: 0878 3412 3330)
• Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Krinjing, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Sartono (HP: 0819 0387 2562)
• Kepala Desa Sumber, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Maryono (HP: 0817 4109151)
• Kepala Desa Ngargomulyo, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Yatin (HP: 0857 29318157)
• Radio Komunitas Lintas Merapi, Desa Sidomulyo, Klaten: Sukiman (HP: 081578063198)
• Radio Komunitas Sor Sengon, Desa Wonogondang, Sleman: Bambang (HP: 08174114001)
• Radio Komunitas Suara Merapi, Desa Kemusuk, Boyolali: Boim (HP: 081227944912) Slam (085647116591)
sumber : ndorokakung.posterou...ontak-tentang-merapi
Untuk informasi mengenai Merapi dapat melalui Komunitas Jaringan Informasi Lingkar Merapi (Jalin Merapi)
merapi.combine.or.id/ | Twitter : @jalinmerapi | Koordinir bantuan +62 274 411123
1. COMBINE Resource Institution Jl. KH Ali Maksum No. 183 Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY 55133 Telp./Faks.: 0274 411 123
2. Sekretariat Forum Pengurangan Risiko Bencana DIY d/a Gedung Badan Kesbanglinmas Prov DIY (Lt 2) Jl Sudirman 5 Yogyakarta Telp/Fax: 0274 554 427
3. IDEA Yogyakarta Jl. Kaliurang KM 5 Gang Tejomoyo CT III/3 Yogyakarta 55281 Telp/Faks.: 0274 583 900
Kontak Person Media Komunitas di Wilayah Lingkar Merapi
Tim Siaga Desa Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Sukarno (HP: 0818 04122218)
Tim Siaga Desa Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Jumadi (HP: 0817 0630 375)
Tim Siaga Desa Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Pomo (HP: 08191543 9447), Jumarno (HP: 0878 3412 3330)
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Krinjing, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Sartono (HP: 0819 0387 2562)
Kepala Desa Sumber, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Maryono (HP: 0817 4109151)
Kepala Desa Ngargomulyo, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Yatin (HP: 0857 29318157)
Radio Komunitas Lintas Merapi, Desa Sidomulyo, Klaten: Sukiman (HP: 081578063198)
Radio Komunitas Sor Sengon, Desa Wonogondang, Sleman: Bambang (HP: 08174114001)
Radio Komunitas Suara Merapi, Desa Kemusuk, Boyolali: Boim (HP: 081227944912) Slam (085647116591)
Update infomasi dan daftar kontak bantuan Merapi bisa di pantau di sini merapi.combine.or.id...k-kemalang-malam-ini!.html
Di butuhkan volunteer LOKAL u/ikut bantu Tim di #Merapi, email data diri ke fahira.idris@gmail.com
Posko Jogjakarta : Whatever Shop – Jl. Abu Bakar Ali 2 Jogjakarta - +62 274 565310 | Twitter : @WHATEVERshop Sumbangan dana melalui Whatever dapat dilakukan ke : Rek BCA 0372927478 Aulia Anindita KCU Sudirman YK | Konfirmasi transf ke 083895199851
Donasi untuk pengungsi merapi wilayah dukun magelang dapat disalurkan sesuai kebutuhan:
Logistik, Alas, Tenda, dll => kebutuhan dasar CP: Purnomo 085878260642
Alat Permainan, Buku-buku => kebutuhan psikososial CP: Gunawan 085743420558
Twitter: @tlatahbocah | Email: TlatahBocah@gmail.com | sekre: RUMAH PELANGI Jl. Talun km 1, Dusun Patosan – Desa Sedayu Muntilan 5612
Bandung
Mulai 27 Oktober 2010, Tobucil & Klabs membuka posko bencana untuk korban tsunami di Mentawai dan letusan Gunung Merapi di Jawa Tengah. Silahkan kirimkan bantuan anda melalui :
Tobucil & klabs – Jl. Aceh 56 Bandung | Telp. 022 4261548. Senin s/d Minggu, Pk. 09.00 - 20.00 WIB
Jakarta
Jurnal Perempuan| Twitter @jurnalperempuan
Jl. Tebet Barat Dalam IXA No. B-1, Komp. Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan – Telp. 021-83702005
Pic[k]Lock Productions | Twitter : @MPdVP
Menyalurkan untuk Posko Perdikan Magelang dan Klaten
Sekre : Jl. Cipete Dalam #7 Jakarta Selatan
BCA 2183101111 KCU Blok A Cipete, a/n PT. LANTIP BINATHORO PANULUH.
@actforhumanity: Rabu (26/10) 12.00, truk ACT ke #Merapi. Titipkan bantuan anda: keb wanita&bayi, makanan ke ACT, Jl Ir Juanda 50, Ciputat 021-7414482
Jakarta
Bantuan utk #Mentawai #Merapi bs dkirim k Posko Langsat atau rek Didik Nugrahadi No. rek: 237-1252373, BCA Cab. Pondok Indah
sumber : twitter.com/nonadita/status/28860693085
INDOSIAR
Sampaikan bantuan Anda ke nomor rekening
Program KITA PEDULI Indosiar
BCA: 001-304-0009
Biaya operasional staff Indosiar
dalam kegiatan sosial Kita Peduli
tidak diambil dari dana yang terhimpun.
PALANG MERAH INDONESIA
Donasi Bencana Umum
1. Bank Mandiri KCP Jakarta Krakatau Steel, No.Rekening 070-00-0011601-7, atas nama Palang Merah Indonesia
2. Bank Rakyat Indonesia (BRI) KC Jakarta Pancoran, No.Rekening 0390-01-000030-3, atas nama Palang Merah Indonesia
3. Bank Central Asia (BCA) KCU Sudirman, No.Rekening 035.311223.3, atas nama Kantor Pusat PMI (Perhimpunan PMI)
LOGISTIK
Kami mengundang kesediaan rekan-rekan untuk mengumpulkan bantuan logistik (dalam bentuk barang, bukan uang), terutama:
- makanan dan minuman siap santap
- masker
- selimut
Bantuan logistik harap dikumpulkan di 3 tempat sebelum pukul 24.00 malam ini.
Tempat pengumpulan bantuan meliputi:
1. COMBINE Resource Institution Jl. KH Ali Maksum No. 183 Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY 55133 Telp./Faks.: 0274 411 123
2. Sekretariat Forum Pengurangan Risiko Bencana DIY d/a Gedung Badan Kesbanglinmas Prov DIY (Lt 2) Jl Sudirman 5 Yogyakarta Telp/Fax: 0274 554 427
3. IDEA Yogyakarta Jl. Kaliurang KM 5 Gang Tejomoyo CT III/3 Yogyakarta 55281 Telp/Faks.: 0274 583 900
Seluruh bantuan logistik akan dikirimkan langsung ke pengungsi di Kemalang, Klaten, Jawa Tengah malam ini juga.
Koordinasi penggalangan bantuan untuk pengungsi dampak erupsi Merapi selanjutnya akan terus dilakukan. Komunikasi dapat dilakukan melalui jejaring sosial FB Jalin Merapi dan Twitter @jalinmerapi.
Kami tunggu dukungan rekan-rekan semua teriring doa dan semangat untuk kawan dan keluarga kita di Merapi.
Dukungan bantuan dapat disalurkan langsung ke wilayah yang terancam letusan Gunungapi Merapi. Tim Jalin Merapi telah berhasil mencatat beberapa nama dan nomor kontak (handphone) koordinator tim siaga di beberapa desa, meliputi:
1. Tim Siaga Desa Tlogolele, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Sukarno (HP: 0818 0412 2218)
2. Tim Siaga Desa Jrakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Jumadi (HP: 0817 0630 375)
3. Tim Siaga Desa Klakah, Selo, Boyolali, Jawa Tengah: Pomo (HP: 0819 1543 9447), Jumarno (HP: 0878 3412 3330)
4. Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana Desa Krinjing, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Sartono (HP: 0819 0387 2562)
5. Kepala Desa Sumber, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Maryono (HP: 0817 4109 151)
6. Kepala Desa Ngargomulyo, Dukun, Magelang, Jawa Tengah: Yatin (HP: 0857 2931 8157)
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5720311
taruh pekiwan mod.
Yamaha Peduli vie Twitter
Tweet kata2 dukungan & penyemangat anda tuk korban bencana, tmbahkan @yamahaindonesia ,tiap tweet bernilai 5rb tuk donasi!
sumber : twitter.com/koestomo/status/28863560919
Bantuan Via PMI
Donation By SMS *811#
Bersama untuk kemanusian di era digital, mari berdonasi melalui layanan sms. Untuk para pengguna Telkomsel, ketik *811#, pilih PMI (2), lalu ikuti petunjuk selanjutnya.
Donation For General Disaster
1. Bank Mandiri KCP Jakarta Krakatau Steel, No.Rekening 070-00-0011601-7, atas nama Palang Merah Indonesia
2. Bank Rakyat Indonesia (BRI) KC Jakarta Pancoran, No.Rekening 0390-01-000030-3, atas nama Palang Merah Indonesia
3. Bank BCA, KCU Thamrin Jakarta, Nomor Rekening 206-3006688, atas nama Kantor Pusat PMI.
Doantion with US Dollar
Bank Mandiri KCP Jakarta Wisma Baja, Account Number: 070-00-0584905-9, Account name: Palang Merah Indonesia.
Humas PMI +62.21.7992325
E Mail : pmi@pmi.or.id
SUMBER : www.pmi.or.id/eng/Default.asp







soloaja.com/blogcabin.boston.com
This about Us Clik here : PENTING …!
BENCANA GUNUNG MERAPI MELETUS


G. Merapi Masuki Fase Erupsi
RABU, 27 OKTOBER 2010 00:18 WIB
YOGYAKARTA. Setelah beberapa hari aktifitas vulkanik G. Merapi terus mengalami peningkatan secara signtfikan baik jumlah maupun energi gempabumi vulkanik, Selasa (26/10) sore G. Merapi memasuki fase erupsi. Berikut dibawah ini kronologis letusan G. Merapi yang terjadi Selasa sore hingga menjelang malam.

1. Pukul 17.02 mulai terjadi awanpanas selama 9 menit
2. Pukul 17.18 terjadi awanpanas selama 4 menit
3. Pukul 17.23 terjadi awanpanas selama 5 menit
4. Pukul 17.30 terjadi awanpanas selama 2 menit
5. Pukul 17.37 terjadi awanpanas selama 2 menit
6. Pukul 17.42 terjadi awanpanas besar selama 33 menit
7. Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo
8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara dentuman
9. Pukul 18.16 terjadi awanpanas selama 5 menit
10. Pukul 18.21 terjadi awanpanas besar selama 33 menit
11. Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membubung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi
12. Pukul 18.54 aktivitas awanpanas mulai mereda
13. Luncuran awanpanas mengarah kesektor Barat-Barat Daya dan sektor Selatan-Tenggara
Kronologi dikutip dari Letusan Gunung Merapi Tanggal 26 Oktober 2010 yang dikeluarkan oleh a.n Kepala Badan Geologi, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.
Gunung Merapi merupakan gunungapi tipe strato, dengan ketinggian 2.980 meter dari permukaan laut. Secara geografis terletak pada posisi 7° 325' Lintang Selatan dan 110° 26.5' Bujur Timur. secara administratif terletak pada 4 wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyalali dan Kabupaten Klaten. Status kegiatan G. Merapi ditingkatkan dari Normal manjadi Waspada pada tanggal 20 September 2010, ditingkatkan menjadi Siaga pada 21 Oktober 2010 dan menjadi Awas, terhitung sejak 25 Oktober 2010.(SF)

Sleman - Hingga pukul 19.00 WIB, semburan awan panas (wedhus gembel) gunung Merapi masih terus berlangsung. Semburan awan panas sangat dahsyat. Saat menyembur, ketinggian awan panas sempat mencapai ketinggian 1,5 KM.
Akibat semburan awan panas ini, hujan debu kemudian mengguyur kawasan lereng-lereng Merapi. Bahkan debu di kawasan Kaliurang, Sleman, DI Yogyakarta, tampak sangat pekat.

Para warga Kaliurang yang sebelumnya masih bertahan di daerahnya, sekitar 5 KM dari puncak Merapi, langsung berhamburan menuju titik kumpul evakuasi, begitu mendengar sirine berbunyi. Pakaian mereka penuh dengan debu vulkanik. Rambut warga juga tampak memutih dipenuhi debu.

Kendaraan-kendaraan yang turun dari Kaliurang juga diselimuti debu vulkanik. Bahkan, kaca-kaca mobil tampak berdebu tebal.
Hingga malam ini, suasana di Jalan Raya Kaliurang tampak masih ramai. Proses evakuasi warga-warga Kaliurang ke barak-barak pengungsian masih berlangsung. Para warga yang diungsikan juga sudah menggunakan masker.
Awan panas Merapi ini diperkirakan bersuhu 600 derajat Celcius. Karena itu, awan panas ini dinilai sangat membahayakan. Sekitar tiga kecamatan di lereng Merapi di kawasan kabupaten Sleman harus dikosongkan. (asy/gah)
Sleman - Semburan awan panas (wedhus gembel) Gunung Merapi membuat warga Kaliurang, Kabupaten Sleman panik. Sirine early warning system (EWS) berbunyi meraung-raung. Sementara hujan abu semakin pekat dan bau belerang semakin menyengat.

Merapi mulai memuntahkan awan panas sekitar pukul 17.02 dan 17.30 WIB, Selasa (26/10/2010). Hingga pukul 18.45 WIB, semburan wedhus gembel masih terjadi.
Debu vulkanik yang menyembur sebelumnya juga telah beterbangan di daerah Kaliurang, sekitar 5 KM dari puncak Merapi. Dengan turunnya wedhus gembel, hujan debu semakin pekat. Bau belerang juga semakin menyengat.
Sejak diketahui wedhus gembel keluar dari puncak Merapi, alat EWS langsung berbunyi. Mendengar bunyi alarm itu, warga pun berebut dan berlari menuju angkutan-angkutan evakuasi. Petugas SAR yang telah siaga di Kaliurang kemudian membagikan masker, karena debu makin pekat dan bau belerang makin menyengat.
Hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan. Sebagian besar warga diungsikan ke posko pengungsian di Desa Hargobinangun, Pakem.

Sementara itu, sebelum wedhus gembel meletup, hujan deras sempat mengguyur Yogyakarta dan Sleman. Saat erupsi terjadi, puncak Merapi juga masih tertutup kabut dan suasana sangat gelap.
Material Letusan Merapi Mengalir ke Kaliurang
Jakarta - Gunung Merapi telah bererupsi dengan sifat erupsi elusif (aliran) dan bukan eksplosif. Aliran material yang berasal dari gunung berapi itu merupakan bukti letusan. Material letusan mengalir ke selatan Merapi.
"Itu sudah meletus. Karena berdasarkan pengalaman letusan Merapi sebelumya letusan merapi menyamping dan tidak menyembur ke atas. Seperti odol (pasta gigi)," kata Kepala Bidang Gempa Bumi dan Gerakan Tanah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana (PVMG) I Gede Swantika kepada detikcom, Selasa (26/10/2010) pukul 19.30 WIB.
Gede mengatakan, semburan material Merapi diperkirakan mengarah ke selatan, tepatnya ke arah Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Bukti letusan ditandai dengan menggumpalnya awan panas atau wedhus gembel yang membawa material pasir panas versuhu 500 derajat Celcius.
"Pasti segitu (500 derajat Celcius) panas material yang ada di wedhus gembel. Itu sudah pucak panas," katanya.
Gumpalan awan panas tersebut mampu mencapai 6 kilometer dari sumber letusan. "Kita berharap capaian awan panas hanya mencapai 4 kilometer," ujar Gede.
Dua kali gunung berapi ini memuntahkan awan panas atau wedhus gembel sore tadi. Debu akibat gempa vulkanik Merapi telah merambah hutan dan desa di sekitar lereng gunung tersebut. Akibatnya, kawasan hutan yang semula hijau kini tampak memutih.
Sampai saat ini, Merapi masih terus memuntahkan awan panas alias wedhus gembel. Seluruh warga Sleman yang berada di daerah rawan pun dievakuasi ke barak-barak pengungsian.
13 Warga Luka Bakar Dilarikan ke RS Panti Nugroho
Jogjakarta - Awan panas alias wedhus gembel dari aktivitas Gunung Merapi membawa korban. Setidaknya 13 warga mengalami luka bakar dan dilarikan ke RS Panti Nugroho Sleman, Yogyakarta.
"Informasinya sementara ada sekitar 13 orang yang masuk ke sini, Mbak," ujar Mara, petugas di RS Panti NUgroho saat dihubungi detikcom, Selasa (26/10/2010).
Mereka semua mengalami luka bakar. Namun tingkat keseriusan luka yang dialami warga masih belum dapat diinformasikan.
"Tadi masuk pertama sekitar pukul 18.30 WIB. Pertama ibu-ibu, lalu saya lihat simbah-simbah perempuan. Lalu masuk lagi 3-4 laki-laki. Sementara sekitar 13 orang itu, Mbak," kata Mara.
Ditambahkan dia, orang-orang tersebut merupakan warga Jrakah dan Kinahrejo. "Kinahrejo yang tempatnya Mbah Marijan itu, Mbak. Tapi nama korban belum bisa dikasih tahu, semua masuk UGD. Ada 1 orang yang mau dirujuk ke RS Sardjito, tapi kondisinya saya kurang tahu," ucap dia.
Jenazah Mbah Maridjan Akan Dites DNA
Jenazah yang diduga kuat Mbah Maridjan itu masih tergolek di Kamar Jenazah RS Sardjito.
VIVAnews - Jenazah yang diduga kuat sebagai juru kunci Gunung Merapi, Mbah Maridjan, masih berada di RS Sardjito, Yogyakarta. Untuk lebih memastikan itu adalah pria bernama asli Mas Penewu Suraksohargo, tim dokter akan melakukan tes DNA.
"Kepastiannya itu akan diperkuat lewat tes DNA," kata anggota tim dokter kepolisian kepada VIVAnews.com di RS Sardjito, Yogyakarta, Rabu 27 Oktober 2010.
Jenazah yang diduga kuat Mbah Maridjan itu masih tergolek di Kamar Jenazah RS Sardjito. Jasad yang diduga kuat juru kunci Merapi sejak 1982 itu ditemukan di kediaman Mbah Maridjan, Kinahrejo, Sleman, DIY.
"Tetapi, pihak keluarga sudah menyatakan bahwa itu memang betul Mbah Maridjan," kata dokter polisi tadi.
Sebelumnya, anggota Tim SAR, Subur Mulyono juga memastikan bahwa Mbah Maridjan sudah tewas. Jenazah Mbah Maridjan ditemukan pukul 05.00 Waktu Indonesia Barat tadi pagi.
"Mbah Maridjan ditemukan dalam posisi sedang sujud di dekat rumahnya," kata Subur di RS Sardjito, Yogyakarta, Rabu 27 Oktober 2010, sebelumnya.



Saat dievakuasi, posisi Mbah Maridjan masih sujud dengan luka bakar di tubuhnya. Subur mengaku mengenali jenazah tersebut dari batik yang dikenakan jenazah.
www.boston.com / soloaja.com
This about Us Clik here : PENTING …!
Tuesday, October 26, 2010
TEMPAT NANGKRING DI KOTA BANDUNG


Hari ini Bandung terlihat Indah dan Cerah, AWan putih yang menggelantung diatas langit kota Bandung hari ini tak terlihat akan memuntahkan isinya, justru terlihat Indah dengan suasana yang sangat sejuk dan mentari yang sedikit bersinar karena hari mulai menuju sore hari mejelang malam.

Yup anak-anak muda dan tak ketinggalan Remaja mulai menjalankan aktifitas menuju satu tempat yang memang biasa dipergunakan untuk nongkrong, mulai dari orang tua, Mahasiswa, pemuda bahakan anak-anak jalanan tak mau ketinggalan untuk sedikit menikmati Indahnya suasana Sore di Sepanjang Jalan Dago pada waktu itu.

Dago Memang dikenal sebagai tepat nangkring yang super eksotik di mulai dari simpang dago menuju Bandung Indah Plaza. hampir di setiap sisi jalan kita akan menemukan tempat-tempat makan baik yang sengaja didirikan oleh tenda-tenda warga sekitar yang menyediakan berbagai makanan ringan, jagong Bakar, Minuman hangat, hingga kafe-kafe yang berjajar hampir di sepanjang jalan Dago... Wah Pokoknya enak tuk di kunjungi.

Ditambah dengan banyaknya para pedagang Bunga yang sengaja dipetik serta dikemas sebegitu cantiknya ... rasanya cocok bagi pasangan yang ingin menikmati suasana Romantis dengan cuaca yang sangat mendukung... jadi Wilujeng Sumping di Kota Bandung, Selamat Datang di Kota Bandung and Welcome to Bandung City.

This about Us Clik here : PENTING …!
Subscribe to:
Posts (Atom)
Popular Posts
-
Angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, terbuat dari bambu, yang dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi d...
-
Hati-hati jika sering gonta-ganti pasangan seksual karena risiko tertular penyakit akan semakin besar. Centers for Diseases Control and Prev...
-
Cinta ..... memang Indah. inilah gambar-gambar ungkapan Cinta buat kamu sekalian, selamat mencintai dan dicintai,... Lovingkindness Is wh...
PENGUNJUNG YANG TERCINTA
Artikel, Gambar, Video yang ada di website ini terkadang berasal dari berbagai sumber website lain, Dan Hak Cipta Sepenuhnya dipegang oleh sumber lain tersebut. Jika Anda Keberatan, Apabila Ada Artikel, Gambar, ataupun Video yang tidak berkenan bagi anda ataupun merupakan Hak Cipta Anda, Segera KONTAK KAMI agar dapat kami tindak lanjuti secepatnya














