Translate

Search This Blog

Wednesday, February 22, 2012

Demo pembakaran Quran telan empat korban jiwa








Paling tidak empat orang meninggal dan 20 lainnya terluka di Afgahnistan dalam unjuk rasa hari kedua menentang pembakaran Quran.
Satu orang meninggal di Kabul, satu di kota Jalalabad dan dua di Provinsi Parwan.
Berita terkait
Unjuk rasa menentang pembakaran Quran
Nato meminta maaf atas insiden pembakaran Quran
Karzai membicarakan Taliban dengan Pakistan
Link terkait
Topik terkait
Afghanistan
Para pejabat Amerika Serikat sudah meminta maaf hari Selasa (21/02) setelah kitab suci Quran yang secara "tidak sengaja" dimasukkan ke tempat pembakaran di pangkalan Bagram.
Para pejabat di Bagram dilaporkan menduga tahanan Taliban menggunakan kitab suci itu untuk menyampaikan pesan kepada satu sama lain.
Quran yang terbakar ditemukan oleh para petugas setempat.
Para pengunjuk rasa di Kabul meneriakkan, "Mati Amerika" dan melemparkan batu ke arah kam Phoenix, pangkalan utama di kota itu.
'Permintaan maaf tidak cukup'
Sejumlah unjuk rasa terjadi di propinsi Nangarhar dan paling tidak dua di kota Jalalabad.
"Saya sakit hati dan kecewa. Saya membuat akun Facebook untuk masalah ini. Permintaan maaf Amerika tidak ada gunanya"
Naseer Malikzai
Demo pertama terjadi universitas. Para mahasiswa marah dan meneriakkan slogan anti Amerika.
Para saksi mata mengatakan pengawal keamanan melepaskan tembakan ke udara.
Sejumlah laporan juga menyebutkan massa meneriakkan slogan proTaliban.
Para pengunjuk rasa membakar patung Presiden Barack Obama di Jalalabad, dan wartawan BBC di Afghanistan, Babrak Miakhel, mengatakan tanki minyak dibakar.
Salah seorang pengunjuk rasa, Ajmal yang berusia 18 tahun, mengatakan kepada kantor berita Reuters, "Bila Amerika menghina kami sampai pada tahap seperti ini, kami akan bergabung dengan kelompok perlawanan."
Kedutaan Amerika Serikat di Kabul ditutup dan semua perjalanan dibatalkan.
"Setiap orang emosi," kata penduduk Kabul Mohammad Naseer Malikzai kepada BBC.
"Saya sakit hati dan kecewa. Saya membuat akun Facebook untuk masalah ini. Permintaan maaf Amerika tidak ada gunanya," kata Malikzai.

http://dunia.lintas.me

Google+ Followers

PENGUNJUNG YANG TERCINTA

Artikel, Gambar, Video yang ada di website ini terkadang berasal dari berbagai sumber website lain, Dan Hak Cipta Sepenuhnya dipegang oleh sumber lain tersebut. Jika Anda Keberatan, Apabila Ada Artikel, Gambar, ataupun Video yang tidak berkenan bagi anda ataupun merupakan Hak Cipta Anda, Segera KONTAK KAMI agar dapat kami tindak lanjuti secepatnya

Silahkan Kasih Komentar Agar Blog ini Dapat lebih menarik lagi... & Terima Kasih atas Komentarnya.

Popular Posts

BANDUNG Paris van Java With Love

Blog seru lainnya.

BERITA KITA

VIDEO

Loading...

searchresults

Search Engine